Laman

Thursday, May 31, 2012

Dua Bersaudara Prajurit

Salah seorang dari dua kakak beradik yang bertempur melawan Perancis ambruk terkena peluru Jerman. Yang berhasil meloloskan diri meninta izin kepada atasannya untuk membawa pulang saudaranya.

"mungkin ia sudah mati", kata atasannya. "lagipula, untuk apa sih membahayakan nyawamu membawa pulang jenazahnya?"

Tetapai karena orang ini  terus memohon, atasa akhirnnnya mengizinkannya. Persis ketika sang prajurit sampai di garis aman sambil membopong saudaranya yang tertembak itu, saudaranya itu mati.

"Tuh kan", kata atasannya, "kamu sia-sia membahayakan nyawamu kan"

"tidak", jawab Tom. "Saya melakukan apa yang dia harapkan dari saya, dan saya mendapatkan upahnya. Ketika saya merangkak mendekatinya, dan membopongnya, ia bilang, 'Tom aku tahu kamu pasti datang- pokoknya aku punya firasat kamu pasti datang'".

Sumber : 7 Habits of Highly Effective Teens

Wednesday, May 23, 2012

Seorang Muda Dan Secangkir Kopi


Adalah seorang muda sedang berjalan di tepi jalan. Ia keluar dari rumah dengan segala kegelisahannya menuju suatu tempat yang sebenarnya tak tahu dan tak jelas. Ia hanya berjalan dan berharap menemukan sebuah tempat yang bias menjawab pertanyaan dalam batinnya. Ia memilih untuk berjalan dengan harapan dapat menemukan jawaban. Lama berjalan, masuklah ia ke sebuah mall. Saat masuk ke lantai satu ia bertanya kepada seseorang,” tempat yang hening dimana ya?” lalu dijawab “ di lantai 5 mas ada food court. Disana nyaman”. Pergilah si pemuda menuju lantai 5 dan duduk di sebuah kursi. Disana dijumpai hirukpikuk yang ternyata berbeda dengan apa yang dikatakan orang yang dijumpai di lantai satu. Merasa bukan tempat yang tepat, Ia kemudian pergi lagi.

Kembali berjalan ia melalui sebuah gang kecil yang sepi. Di gang itu ia merasa nyaman dan terlindung dari panas terik. Sejenak ia bersandar di salahsatu temboknya. Kemudian ia kembali berjalan karena ia tidak mendapatkan apa yang dicarinya. Kemudian dialuinya sebuah sungai. Di jembatan sejenak ia memperhatikan air yang mangalir melewati bebatuan. Adalah seorang berjalan menghampirinya yang juga ikut diamdi jembatan itu. Orang Duda bertanya,” dimana saya bisa menemukan keheningan? batin saya amat gelisah.” Cari keheningan ya di tempat sepi Mas, di gunung misalnya.

Mendangar jawaban itu pergilah orang muda itu menuju sebuah gunung. Ia terdiam dan menatap pemandangan yang indah hingga senja hari. Hingga sekian waktu ia tetap tidak bisa menemukan apa yang ia cari. Ia terduduk sejenak di sebuah batu dan semakin gelisah dengan jawaban yang dicarinya. Ia merasa begitu lelah dan memutuskan untuk pulang. Dalam perjalanan pulang ia merasa lapar. Sejenak ia mampir di sebuah warung nasi. Dipesannya sepiring nasi dan tahu, tempe, goring telur dan secangkir kopi. Dengan lahap ia menyantap makanannya.

Ketika ia sedang lahap menyantap makanan ia merasakan seret di tenggorokan dan mengaduk kopi yang dipesanya lalu diminumlah. Ia tersedak dan batuk-batuk. Adalah seorang bapak duduk di sampingnya yang juga menikmati segelas kopi. Berkatalah bapak itu kepada si Orang Muda, “ Mas, kalo makan mending minumnya air putih aja, jangan kopi.” Orang muda itu pun meminta segelas air putih.

Seusai makan, terjadi obrolan singkat antara bapak yang mengurnya dan Orang muda
Bapak :,”Mas, lagi ada masalah ya?”
Orang Muda : “Emang kenapa pak?”
Bapak :”ga Mas, keliatannya wajah mas gelisah. Ga tenang gitu.”
Orang Muda : “gimana ya pak?” Saya cari keheningan pak..
Bapak :" Sambil minum kopi aja yu..”
Orang muda : “boleh pak”
Bapak : “tadi keselek ya Mas?”. Mas kalo cari keheningan di mana saya ga tau tapi saya ngerti caranya nimatin kopi. Kalo kopi terus-terusan di aduk ga bisa diminum mas, apalagi masih panas. Biarin tenang dulu terus tunggu agak dingin, nanti ampasnya turun baru enak diminum. Kayanya juga ga beda sama keheningan yang Mas cari itu. Ga jauh mas, ada di diri Mas sendiri.

Setelah lama ngobrol dengan sang bapak. Kata-kata tentang kopi itu terus menggema di telinganya . Ketika malam tiba ia mencoba untuk masuk ke kamarnya dan menyalakan lilin serta menenangkan diri. Ia terdiam menatap api lilin yang begitu tenang. Mulailah ia mengerti apa itu keheningan. Ia memejamkan mata dan melihat setiap masalah yang dihadapinya. Kemudian ia berdoa dan menceritakan segala masalahnya pada Tuhan. Steph.

Thursday, May 17, 2012

Mimpi-mimpiku

Mimpi-mimpiku..
Setiap saat aku bersamamu
Aku menympanmu di kamarku
agar setiap tidurku kamu hidup

Mimpi-mimpiku..
Setiap sadarku, aku memandangmu
dan setiap hariku berusaha memperjuangkanmu
dan setiap malamku aku berdoa untukmu

Mimpi-mimpiku..
Datanglah kepadaku dan menjadi nyata
memberikanku asa
menambahkan gembira

Mimpi-mimpiku..
Tetaplah disana
tunggu aku menggapaimu
hingga waktu itu tiba

Mimpi-mimpiku..
Kuatkan janjiku, angan dan inginku
Halaulah segala rintang
Teguhkan langkah

Mimpi-mimpiku..
Mimpi-mimpiku..

Saturday, May 5, 2012

Cinta

Kamu tak pernah memaksa
tak pernah marah
diam penuh makna
dan mengajariku tentang kebijaksanaan

Kamu datang dari Yang Kuasa
bagi aku manusia
agar aku mengerti wibawa

Kamu mencelikkan mata
untuk aku melihat anugerah terindah
Membukakan telinga
untuk aku mendengar suara merdu

Kamu memberi arti
agar hati ini mengerti
Memberi makna
agar dunia ini berwarna

Kamu sabar
memberi jantung ini debar
Memberi nyawa
agar hidup ini berguna

Kamu indah
layaknya bunga merekah
menyatakan bahwa Kamu itu anugerah

Kamu tampan
memberi makna akan pengorbanan

Kamu cantik
mengisi setiap detik
kehidupan penuh intrik

sampai saat ini
entah kamu bisa disebut apa lagi
selain CINTA




Tuesday, May 1, 2012

Sebait Puisi Untukmu

Dalam senyum tersimpan canda
dalam tawa tersimpan ria
dalam lara ada duka
dalam harap ada asa
dalam irama ada nada
dalam dirimu ada CINTA..