Laman

Sunday, April 24, 2011

Tentang Cinta Yang Besar (paskah)

Jika mentari tak pernah mengingkari harinya

Pantaskah aku berkata setia?

Jika rembulan tak pernah lalai akan malamnya

Layakaha aku berkata malas?

Jika udara dengan tulus berhembus

Apakah aku tak malu berkata tentang ketulusan?

Jika bunga di taman selalu bergembira menyambut surya

Masihkah aku bermuram durja?

Jika rumput tak pernah mengeluh saat diinjak

Akankah aku tak lagi sabar?


Ketika sebuah lilin rela meleleh demi menerangi

Dan ketika kayu rela terbakar demi api

Juga hujan yang turun demi kesejukan

Apa yang terjadi jika semua berada dengan keangkuhannya…?

Masih berartikah pengorbanan


Ketika kita tengah lupa dengan sekitar kita dan dengan sesama

Apakah artinya pengorbanan sang Juru Selamat yang tergantung di kayu salib?

Masihkah kita memilih kepada siapa kita memberi?

Masikah kita bertanya tentang cinta?

Masihkah kita bertanya tentang ketulusan?

Dan masihkah kita mencurigai kejujuran?


Apakah kita masih berkeras hati dan menyalibkan-Nya kembali?

Mari buka pintu hati….

Mari simpulkan senyum….

Mari kita jaga hubungan yang telah dipulihkan oleh-Nya

untuk kita dan Bapa di sorga juga sesama…