Jika mentari tak pernah mengingkari harinya
Pantaskah aku berkata setia?
Jika rembulan tak pernah lalai akan malamnya
Layakaha aku berkata malas?
Jika udara dengan tulus berhembus
Apakah aku tak malu berkata tentang ketulusan?
Jika bunga di taman selalu bergembira menyambut surya
Masihkah aku bermuram durja?
Jika rumput tak pernah mengeluh saat diinjak
Akankah aku tak lagi sabar?
Ketika sebuah lilin rela meleleh demi menerangi
Dan ketika kayu rela terbakar demi api
Juga hujan yang turun demi kesejukan
Apa yang terjadi jika semua berada dengan keangkuhannya…?
Masih berartikah pengorbanan
Ketika kita tengah lupa dengan sekitar kita dan dengan sesama
Apakah artinya pengorbanan sang Juru Selamat yang tergantung di kayu salib?
Masihkah kita memilih kepada siapa kita memberi?
Masikah kita bertanya tentang cinta?
Masihkah kita bertanya tentang ketulusan?
Dan masihkah kita mencurigai kejujuran?
Apakah kita masih berkeras hati dan menyalibkan-Nya kembali?
Mari buka pintu hati….
Mari simpulkan senyum….
Mari kita jaga hubungan yang telah dipulihkan oleh-Nya
untuk kita dan Bapa di sorga juga sesama…
No comments:
Post a Comment
Gabung di Blog saya gampang, aman terkendali dan gratis.
buat yang punya account email pasti bisa kayanya..